Kamu Penghuni Surga atau Neraka? Kita Cari Tahu Disini Yuk

Kamu Penghuni Surga atau Neraka? Kita Cari Tahu Disini Yuk
Masuk Surga atau Neraka masih menjadi misteri bagi kaum muslimin, hal itu merupakan hak prerogatif Allah SWT, kalau Allah SWT sudah menetapkan sesuatu maka tidak ada seorangpun yang bisa mengubahnya. Tidak ada yang tahu pasti kemana hidup kekalnya akan berakhir. Di surga atau Neraka ?
Setiap manusia yang pernah mengucapkan syahadat dan yakin terhadap kesaksiannya dalam mengucapkan syahadat kita doa-kan masuk surga. Kalau kita kembalikan pertanyaan dari judul diatas
Menurutmu, Kamu termasuk golongan yang mana? Penghuni surga atau Neraka?
Rupanya banyak dari kalangan umat islam yang sudah bersyahadat dan melakukan sholat dan kewajiban yang lainnya tapi belum tentu masuk surga. Kenapa ya? Mari kita renungkan firman Allah ta'ala berikut
1. “Barangsiapa menentang Ar-Rasul setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan selain jalannya kaum mukminin, maka Kami biarkan dia leluasa bergelimang dalam kesesatan (berpaling dari kebenaran), dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam adalah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. An-Nisa’ : 115).
2. “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada Rasul. dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan sejelas-jelasnya” (QS. An Nur: 54)
Nah dari kedua firman Allah ta'ala tersebut jelas dikatakan bahwa berpredikat menjadi seorang muslim saja tidak cukup untuk meraih surga Allah karena seorang muslim juga wajib mengikuti ajaran Rasulullah dan tidak menentangnya. Tidak semua manusia mendapat nikmat Allah dengan diberi kesempatan lahir dari keluarga yang sudah memeluk agama islam atau mendapat hidayah untuk mensegerakan dirinya untuk melakukan persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya.
Apakah setelah kebenaran islam yang telah masuk dalam kehidupan kita akan kita sia-siakan begitu saja dengan tidak mengikuti ajaran rasulullah?
Lihat saja banyak yang mengaku muslim tapi sholatnya semaunya, sholat diakhir waktu, kadang sholat kadang tidak, berbuat semena-mena dan suka memakan hak orang lain, dan riba dianggap biasa. Bukankah itu tidak pernah diajarkan oleh rasulullah?
Lantas Apa yang sudah rasulullah ajarkan kepada pengikutnya? Yaitu hubungan hamba dengan Allah atau _Hablum minallah_. Dimulai dengan bagaimana cara hamba melakukan semua hak Allah dengan benar yaitu Sholat yang benar baik dari segi rukun dan syarat, puasa yang dicontohkan, naik haji yang sesuai perintah dan lain-lain.
Kemudian ajaran rasul lainnya adalah bagaimana seorang hamba berhubungan dengan sesama manusia atau kita kenal _hablum minannas_. Dimulai dengan menunaikan hak orang tua-terhadap anak atau sebaliknya, kaum muslimin dengan muslimin atau non muslimin, tetangga dengan tetangga, dan lain-lain.
Semua yang kita lakukan haruslah sesuai dengan apa yang sudah disyariatkan oleh agama jadi tidak boleh semau kita.
Hal ini juga senada dengan hadits yang pernah disampaikan Rasulullah yang berbunyi:
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari)
Dari hadits diatas jelas bahwa neraka itu diperuntukan bagi hamba-Nya yang enggan masuk surga jadi tempatnya neraka.
Kita sebagai umat muslim sebenarnya sudah tahu jalan yang kita tempuh saat ini, apakah kearah neraka atau surga walaupun hasil akhirnya itu tergantung Rahmat Allah SWT. Kita sudah bisa bermuhasabah tentang diri kita masing - masing.
Sekarang kamu sudah tahu jawabannya kamu termasuk calon penghuni surga atau neraka?
Masuk Surga atau Neraka masih menjadi misteri bagi kaum muslimin, hal itu merupakan hak prerogatif Allah SWT, kalau Allah SWT sudah menetapkan sesuatu maka tidak ada seorangpun yang bisa mengubahnya. Tidak ada yang tahu pasti kemana hidup kekalnya akan berakhir. Di surga atau Neraka ?
Setiap manusia yang pernah mengucapkan syahadat dan yakin terhadap kesaksiannya dalam mengucapkan syahadat kita doa-kan masuk surga. Kalau kita kembalikan pertanyaan dari judul diatas
Menurutmu, Kamu termasuk golongan yang mana? Penghuni surga atau Neraka?
Rupanya banyak dari kalangan umat islam yang sudah bersyahadat dan melakukan sholat dan kewajiban yang lainnya tapi belum tentu masuk surga. Kenapa ya? Mari kita renungkan firman Allah ta'ala berikut
1. “Barangsiapa menentang Ar-Rasul setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan selain jalannya kaum mukminin, maka Kami biarkan dia leluasa bergelimang dalam kesesatan (berpaling dari kebenaran), dan Kami masukkan dia ke dalam Jahannam. Dan Jahannam adalah seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. An-Nisa’ : 115).
2. “Katakanlah: “Taat kepada Allah dan taatlah kepada Rasul. dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban Rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban Rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan sejelas-jelasnya” (QS. An Nur: 54)
Nah dari kedua firman Allah ta'ala tersebut jelas dikatakan bahwa berpredikat menjadi seorang muslim saja tidak cukup untuk meraih surga Allah karena seorang muslim juga wajib mengikuti ajaran Rasulullah dan tidak menentangnya. Tidak semua manusia mendapat nikmat Allah dengan diberi kesempatan lahir dari keluarga yang sudah memeluk agama islam atau mendapat hidayah untuk mensegerakan dirinya untuk melakukan persaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan-Nya.
Apakah setelah kebenaran islam yang telah masuk dalam kehidupan kita akan kita sia-siakan begitu saja dengan tidak mengikuti ajaran rasulullah?
Lihat saja banyak yang mengaku muslim tapi sholatnya semaunya, sholat diakhir waktu, kadang sholat kadang tidak, berbuat semena-mena dan suka memakan hak orang lain, dan riba dianggap biasa. Bukankah itu tidak pernah diajarkan oleh rasulullah?
Lantas Apa yang sudah rasulullah ajarkan kepada pengikutnya? Yaitu hubungan hamba dengan Allah atau _Hablum minallah_. Dimulai dengan bagaimana cara hamba melakukan semua hak Allah dengan benar yaitu Sholat yang benar baik dari segi rukun dan syarat, puasa yang dicontohkan, naik haji yang sesuai perintah dan lain-lain.
Kemudian ajaran rasul lainnya adalah bagaimana seorang hamba berhubungan dengan sesama manusia atau kita kenal _hablum minannas_. Dimulai dengan menunaikan hak orang tua-terhadap anak atau sebaliknya, kaum muslimin dengan muslimin atau non muslimin, tetangga dengan tetangga, dan lain-lain.
Semua yang kita lakukan haruslah sesuai dengan apa yang sudah disyariatkan oleh agama jadi tidak boleh semau kita.
Hal ini juga senada dengan hadits yang pernah disampaikan Rasulullah yang berbunyi:
Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga “ (H.R Bukhari)
Dari hadits diatas jelas bahwa neraka itu diperuntukan bagi hamba-Nya yang enggan masuk surga jadi tempatnya neraka.
Kita sebagai umat muslim sebenarnya sudah tahu jalan yang kita tempuh saat ini, apakah kearah neraka atau surga walaupun hasil akhirnya itu tergantung Rahmat Allah SWT. Kita sudah bisa bermuhasabah tentang diri kita masing - masing.
Sekarang kamu sudah tahu jawabannya kamu termasuk calon penghuni surga atau neraka?
Kamu Penghuni Surga atau Neraka? Kita Cari Tahu Disini Yuk
Reviewed by changk
on
20.12
Rating:
Reviewed by changk
on
20.12
Rating:




Post a Comment